Permainan Yang Menakjubkan dari FunPlus Phoenix

Permainan Yang Menakjubkan dari FunPlus Phoenix

E-Sports / 12 November, 2019

Permainan Yang Menakjubkan dari FunPlus Phoenix

Permainan Yang Menakjubkan dari FunPlus Phoenix – FunPOlus memulai Grup Stage dengan performa yang buruk dalam di beberapa kompetensi terburuk disaat turnamen utama berlangsung.

Unggulan dari China tersebut kalah disaat melawan J Team di hari pertama group stage mereka , dan lansung membandingkan FunPlus terhadap unggulan LPL di tahun 2015 diikuti dengan LGD Gaming.Para pemain LGD tersebut jatuh dengan cepatnya disaat merekak mencapai World Stage.

 

Tapi Mereka Bukanlah LGD Pada Tahun 2015

Salah satu kekuatan terbesar dari FunPlus di turnamen dunia tersebut menjadi kekuatan mental mereka disepanjang pertandingan berlangsung.Mereka beranjak dari awalan yang penuh dengan gemetar di grup stage dan tiga grup Eropa teratas yang berada di grup mereka.Mulai dari sana mereka menghadapi team lainnya yang memiliki penonton asal tuan rumah , Fnatic team nomor dua ternama di Eropa yang paling ditakuti dalam turnamen tersebut.

Dalam perempatan final mereka berhasil menghalau team yang ditakutkan tersebut dilanjutkan dengan mengalahkan team LPL dan juara bertahan dunia Invictus Gaming di semi final.Di sepanjang bracket stage mereka menolak untuk bermain berbeda dari gaya bermain mereka.Mengandakal tekanan awal yang Tian berikan , Crisp’s melakukan roaming dan memberikan space untuk Doinb dalam upaya menghancurkan mid musuh.Dengan draft team mereka yang sesuai ,tanpa menghiraukan lawan mereka ,dan melengkapi team mereka dengan memberikan tiga pemain mereka Teleports Spell sebagai Summoner Spell atau memilih champion yang dapat mengontrol map atau memiliki Globat Ultimat Skill dalam upaya mmbawa FunPlus menuju kesebuah kemenangan.

Menggunakan Strategi Yang Sama Menghadapi G2 Esports

Game Pertama   : Mereka menggunakan strategi tiga komposisi Teleport Spell bersamaan                                                 dengan skill Global Ultimate Gangplank’s untuk Gimgoon

Game Kedua      : Mereka mempersilahkan Doinb menggunakan kartu ASnya ,Ryze , dengan                                              dua semi – global komposisi dimana Galio menjadi Support untuk Crisp.

Game Ketiga      : Mereka kembali menggunakan strategi yang sama dengan game pertama                                             mereka.

 

Draft mereka yang menggunakan permainan Micro tersebut sangat mirip juga.Di setiap game yang berlangsung Tian selalu memilih Lee Sin sebagai Championnya , dimana hal tersebut membuatnya mendapatkan keuntungan untuk Jungle di awal permainan.Mereka melakukan teknik andalan mereka di Early Game dengan Mendive bot lane , menekan Jankos untuk merespon dibandingkan mementingkan tower.

Bagaimana FunPlus bermain hanya membuat G2 terdiam , mereka melakukan lebih dari apa yang bisa  dilakukan orang lain di League Of Legends ,jika kau tak dapat melawan strategy yang musuh gunakan , permainan mu sudah berakhir dari awal.

Lwx bermain tanpa sekalipun mati di ketiga game sedangkan Gimgoon hanya sekali ,hanya hitungan beberapa detik sebelum akhirnya G2’s Nexus hancur di final.Mereka memenangkan kemenangan pertama mereka dalam Pertandingan Dunia dengan skor yang mengejutkan 3 – 0 menyapu bersih semua team favorit dari Eropa.