Langkah Besar Selama Setahun League of Legends

Langkah Besar Selama Setahun League of Legends

E-Sports / 19 November, 2019

Langkah Besar Selama Setahun League of Legends

Langkah Besar Selama Setahun League of Legends – Akhir musim dari League of Legends akan dimulai pada hari Senin.Disaat Free Agency terbuka di seluruh Dunia.

Sebanyak 37 pemain Amerika Utara dan Eropa yang akan menjadi pemain tak terikat kontrak pada saat itu.Diantaranya adalah pemain jungle dari Splyce Andrei “Xerxe” Dragomir , Jake “Xmithie” Puchero yang juga pemain jungle dari Team Liquid ,Kasper “Kobbe” Kobberup dan Elias “Upset” Lip.

 

G2 Esports merekrut Caps , mengganti posisi Perkz menjadi AD Carry.

Langkah terbesar selama 2018 – 2019 diakhir musim terjadi saat G2 Esports menandatangi pemain Midlaner dari team Fnatic Rasmus “Caps” Winther dan menggantikan posisi Midlaner mereka yang sebelumnya adalah Luka “Perk Perković menjadi AD Carry mereka.Pada pertandingan Dunia League Of Legend 2018 lalu , kedua tim tersebut G2 Esports dan Fnatic membuat sebuah keajaiban , dimana G2 meraih posisi di semifinal dan Fnatic yang menyelesaikan runner up mereka.Sebagai langkah yang mereka lakukan tersebut G2 Esports telah memenangkan dua buah gelar LEC , satu gelar runner up MSI di dunia.

Team Liquid Mengontrak Dua Pemain Baru

Tim yang sudah diketahui menjadi tim terkuat di Amerika Utara pada tahun 2018 tersebut melakukan sebuah hal yang mengecewakan pada kejuaraan dunia tahun 2018 lalu , dimana mereka gagal melewati grup stage.Membuat mereka memerlukan sebuah perubahan untuk bisa lebih baik lagi.Perubahan tersebut terlihat setelah mereka mengontrak dua pemain baru yaitu Nicolaj “Jensen” Jensen sebagai midlaner mereka dan juara dunia Jo “CoreJJ” Yong-in sebagai support.Dengan direktrutnya dua pemain tersebut Team Liquid menjadi team yang harus diperhitungkan kembali , dan juga mereka berhasil meraih dua gelar LCS ,pemenang runner-up MSI dan penampilan di dunia.

 

 

Misfits merekrut tiga pemain baru Febiven , Gorilla dan soaz.

Salah satu tim dengan pengeluaran terbanyak lainnya diakhir tahun 2018 adalah Misfits , disepanjang eksistensinya selama tiga tahun sebagi tim yang berhasil pertandingan League of Legends.Seperti G2 , mereka membuat apa yang  dianggap sebagai team terhebat di Eropa, merekrut tiga pemain baru yaitu pemain Midlaner dari Fnatic Paul “soaz” Boyer ,support dari team Kingzone DragonX Kang “Gorilla” Beom-hyun dan terakhir Midlaner Fabian “Febiven” Diepstraten dari Clutch Gaming.Pada musim 2019 yang akan datang Misfits berencana akan menjadi team asal Eropa yang kuat,dari hal tersebut mereka telah berhasil mendapatkan peringkat delapan pada LEC musim semi lalu dan peringkat sembilan pada LEC musim panas lalu.

 

Clutch Gaming Memulai Kontrak Huni

Heo “Huni” Seung-hoon pemain dengan role sebagai Toplaner tersebut menjadikan namanya pertama kali sebagai anggota Fnatic pada tahun 2015.Setelah empat tahun tanpa membuat hal yang menarik ,Huni membuat jalannya mengelilingi dunia dengan berkompetensi melawan Immortals di Amerika Utara , SK Telecom T1 di Korea Utara dan Echo Fox di Amerika Utara.Echo Fox diperkirakan akan tetap mempertahankan pemain tersebut hingga akhir musim 2019 , akan tetapi masalah keungan yang mereka alami menjadi sebuah kekhawatiran apakah mereka dapat membayar pemain tersebut dengan layak, hasil yang mereka dapatkan setelah dari langkah tersebut adalah mendapat peringkat ke sembilan pada LCS musim semi,peringkat ke empat di LCS musim panas lalu dan penampilannya didunia.

Kehadiran Bang di tim 100 Thieves

Setelah penampilan dalam Kejuaraan Dunia League of Legends pada tahun 2018 lalu.tim tersebut perlu melakukan perubahan terhadap posisi AD Carry mereka setelah terjadinya isu dengan Cody dan pengganti Richard yang tidak memenuhi standar kompetisi internasional.100 Thieves membujuk pemain yang telah menjadi juara dunia sebanyak dua kali Bae “Bang” Jun-sik , yang pindah dari Korea Selatan ke Lost Angeles ,mereka mendapatkan peringkat ke 10 di LCS musim semi , dan peringkat kedelapan pada LCS musim panas lalu.