CLOUD 9 Harus Membayar Denda 175 Ribu Dolar

CLOUD 9 Harus Membayar Denda 175 Ribu Dolar

E-Sports / 20 November, 2019

CLOUD 9 Harus Membayar Denda 175 Ribu Dolar

CLOUD 9 Harus Membayar Denda 175 Ribu Dolar – Pada hari Selasa lalu pihak Riot Games mengumumkan bahwa mereka mendende salah satu tim League of Legends Championship Cloud 9 sebesar Seratus Tujuh Puluh Lima Ribu Dollar , dan mendorong tim tersebut unuk membayar biaya tamahan terhadap pemainnya setelah tim tersebut menlanggar peraturan dimana mereka memainkan saham terhadap tujuh pemain.

Dalam kurung waktu 16 bulan , team tersebut Cloud 9 dikabarkan membatasi stok untuk tujuh pemain mereka dengan dua kategori ,dimana para pemain mendapatkan gaji yang lebih sedikit dengan imbalan saham , disaat hal tersebut tidak diberlakukan kepada pemain lainnya .Hal tersebut tentu saja menjadi sebuah pelanggaran peraturan dari liga yang menyatakan tidak ada pemain aktif yang diizikan memilki ekuitas di dalam tim.Hal tersebut membuat Riot Games memberikan denda terhadap Cloud 9 sebesar $25.000 untuk satu pemain ,dengan total keseluruhan yang harus mereka bayar adalah $175.000

Peraturan tersebut di buat oleh Riot Games pada bulan November 2017 lalu ,dimana para pemain tidak diperbolehkan memiliki ekuitas.Dari pemain aktif tim tersebut lima orang pemain Eric , Dennis ,Robert ,Zachary dan Tristan dibuktikan memiliki saham yang terbatas , dan juga 2 pemain lainnya Nicolai dan Andy juga memiliki saham yang terbatas disaat mereka berada di Cloud 9.

Riot Games berpikir bahwa , team tersebut Cloud 9 tidak memberitahu developer terhadap pengembangan amandemen kontrak atau ekstensi yang sedang berlangsung selama musim tersebut.Mereka juga melanggar aturan tersebut dengan memberlakukannya ke para pemain aktif.

Hanya dua dari tujuh pemain tersebut yang diwakili oleh pengacara disaat amanedemen saham mereka di negosiasikan, hal tersebut berdasarkan oleh dokumen investigasi internal yang dirilis oleh pihak Riot Games kepada 10 timnya.

Tim tersebut harus membayar denda kepada Riot Games sebesar $175.000 dan membayar denda tambahan terhadap para pemain atau menegosiasikan kembali kontrak terhadapa para pemain dengan tarif yang lebih tinggi lagi.Riot Games mengatakan bahwa denda yang harus mereka bayar bisa mencapai sebesar $330.000 hingga $605.000

Hal tersebut diajukan kepada pihak Riot Games pada bulan Juni lalu setelah beberapa tim lain juga mendengar desas – desus organisasi tersebut tentang perpanjangan atau mengubah kontrak tanpa memberi tahu pihak Liga .Hal  tersebut mengarahkan pihak Riot Games untuk meminta Audit kontrak penuh kepada seluruh tim di musim panas.

Staff Operasi Liga dari pihak Riot Games mengarsipkan dokumen yang sebelumnya telah di isi oleh pihak Cloud 9 akan tetapi mereka menghiraukan klausa RSU dan dokumen mereka.Akan tetapi Riot Games kemudia menemukan adanya sebuah kesalahan administrasi di akhir bulan Agustus dan hal tersebut  telah diselidiki saat itu juga , termasuk hasil dari banyaknya Cloud 9 berpartisipasi di League of Legends World Championship pada bukan oktober di Berlin.

 

Pihak Riot Games mengumumkan perubahan terhadap aturan di bulan Oktober , dimana para pemain yang sudah atau lebih dari tiga tahun berturut – turut yang telah memberikan pelayanan terhadap tim baru diperbolehkan memiliki ekuitas.Pada tahun ini hanya terdapat tiga pemain dari kualifikasi LCS.

Cloud 9 setuju untuk mengirim pemainnya Svenskeren ,Zeyzal dan Matthew “Deftly” Chen dan Ziqing “Kumo” Zhao kepada Evil Geniuses pada tanggal 09 November lalu.Dan pada bulan November 2018 silam , Jensen dikirim ke Team Liquid dan Smoothie ke Echo Fox dimana team tersebut skarang sudah tidak ada.